RUMAH WARGA PAK KIMAN KP CIBOGO MIRING DIGUYUR HUJAN DAN ANGIN KENCANG, PIHAK TERKAIT TUTUP MATA

  • Bagikan

 

Media InfoXpos.com – Lebak – Sebuah rumah milik warga di Kampung cibogo, Desa wantisari, Kecamatan lewidamar, Kabupaten Lebak Banten, miring dengan tanah setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang, Mirisnya, hingga kini belum ada perhatian serius dari pihak terkait.kamis 08-oktober-2026

Pantauan di lokasi, rumah yang dihuni satu kepala keluarga pak kiman tersebut miring pada bagian kiri dinding. Material kayu yang sudah lapuk tidak mampu menahan derasnya hujan dan kencangnya angin. Perabotan rumah tangga acak acakan

“Pas hujan gede sama angin, tiba-tiba rumah bunyi krek-krek terus miring. Kami sekeluarga langsung lari keluar” ujar korban, warga setempat dengan mata berkaca-kaca.

Yang membuat warga kecewa, kejadian yang menimpa keluarga tidak mampu tersebut terkesan dibiarkan. Sejak rumah miring dan tak akan kuat lama karena terbuat dari bambu, belum ada satupun bantuan darurat, sembako, maupun material bangunan dari Pemerintah Desa, BPBD, maupun Dinas Sosial.

“Sejak kemarin miring, belum ada pak lurah atau BPBD yang datang bawa bantuan. Kami bingung mau tidur di mana kalau hujan lagi,” keluhnya.

Warga sekitar pun ikut geram melihat sikap tutup mata dari pihak terkait. Padahal rumah tersebut sudah lama dalam kondisi tidak layak huni dan sudah ke pihak desa untuk mendapatkan program bedah rumah / RTLH.

“Sudah sering dibilang rumah itu mau ambruk dan miring , minta bedah rumah. Tapi tidak pernah ada realisasi. Sekarang sudah ambruk dan tidak layak rumah yang terbuat dari bambu dan kayu beneran malah dibiarkan. Kemana Dana Desa dan anggaran kebencanaan?” celetuk warga lainnya.

Warga mendesak agar Pemerintah Desa wantisari, BPBD Kabupaten lebak, Dinas Sosial, dan Kecamatan Lewidamar segera turun tangan.

Tak hanya itu awak media pun Konfirmasi kepada pak camat kecematan lewidamar,

Siap pak makasi inponya, nnti saya sampaikan ke desa.ujar camat kecematan lewidamar kepada awak media

Namun alih alih setelah pemberitaan yang kemarin pihak desa pun tidak ada turun kelapangan ada apa dan kenapa

1. Memberikan bantuan darurat tanggap bencana.
2. Mendata ulang rumah tidak layak huni (RTLH) yang terancam ambruk saat musim hujan.
3. Merealisasikan program bedah rumah bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa wantisari dan pihak BPBD Kabupaten lebak belum berhasil dikonfirmasi.

Jika dibiarkan, dikhawatirkan korban akan terus tinggal di reruntuhan rumah yang bisa membahayakan keselamatan jiwa, apalagi intensitas hujan dan angin kencang masih tinggi.

Redaksi masi membuka ruang hak jawab dari dinas terkait setelah Pemberitan ini

(Ugi&Tim)

  • Bagikan
Exit mobile version