Media InfoXpos.com – Tangerang – Indonesia memiliki kebiasan membuang sampah yang buruk. Dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), Pada tahun 2026, Indonesia sebagai negara penghasil sampah terbesar kelima di dunia. Timbunan sampah nasional mencapai 141.926 ton per hari.
Kondisi ini terjadi karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab. Kemudian masih banyaknya kebiasaan buang sampah sembarangan menjadi salah satu faktor penyebab jumlah sampah terus meningkat.Jum’at (10/04/2026).
Seperti Yang terlihat di Pinggiran Kali Kp.Pabuaran Desa gembong, Kec. Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten Kebiasaan buang sampah yang tidak tepat ini tumbuh karena kurangnya rasa tanggung jawab dan menganggap sampah tidak berguna. Selain itu, masih banyak masyarakat yang berpikir jika urusan sampah menjadi tanggung jawab tukang sampah saja. Bukan pada dirinya masing-masing.
Masyarakat seringkali menjadikan pinggiran sungai sebagai tempat pembuangan sampah hingga menutupi badan jalan dan merusak lingkungan.Dari sampah organik hingga non-organik, semua bisa mengotori lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya agar kondisi sungai dapat terjaga dengan baik.
“Terkait siapa yang membuang sampah, kebanyakan warga sekitar ditambah orang yang melintas di kawasan tersebut.Perlu penegakan hukum dan edukasi bersama aparat kewilayahan setempat ” Ujar seorang Warga yang tidak ingin di sebut namanya.
Agar tidak terjadi hal serupa, membutuhkan penegakan hukum oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta edukasi bersama kewilayahan. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi lagi hal serupa di kawasan tesebut.
(MU)
