Media InfoXpos.com – Banten – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Banten menegaskan bahwa kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Bripka Agus Salim ke Divisi Humas Mabes Polri tidak memiliki kaitan dengan organisasi FRIC maupun (FRN). Penegasan ini disampaikan guna meluruskan informasi yang berkembang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Dalam pernyataannya, Bripka Agus Salim menyampaikan klarifikasi terkait unggahan yang beredar mengenai kegiatan silaturahmi pada 8 April 2026 di Divhumas Mabes Polri. Ia menegaskan bahwa kehadirannya saat itu murni untuk bersilaturahmi dan tidak membawa kepentingan organisasi mana pun.
“Silaturahmi tersebut adalah murni kegiatan pribadi. Tidak ada kaitannya dengan FRN ataupun FRIC. Kebetulan saat itu saya bersama Ketua Umum FRIC, Bapak H. Dian, karena beliau yang melakukan koordinasi untuk bertamu kepada Kadiv Humas dan Karo Penmas,” ujar Bripka Agus Salim pernyataan vidio resminya (14/4/2026).
Ia juga menekankan posisinya sebagai anggota aktif Polri yang terikat aturan kedinasan, termasuk larangan untuk terlibat dalam kepengurusan organisasi di luar institusi Polri.
“Sebagai anggota Polri, saya tidak diperbolehkan menjadi ketua umum atau anggota organisasi di luar instansi. Oleh karena itu, saya perlu meluruskan agar tidak terjadi kesalah pahaman yang dapat merugikan pihak mana pun,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, jajaran pengurus FRIC DPW Banten turut memberikan pernyataan resmi secara kolektif. Ketua FRIC DPW Banten, Habibi, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tetap berpegang teguh pada prinsip profesionalisme serta menjaga marwah institusi Polri.
“FRIC adalah organisasi yang menjunjung tinggi etika, loyalitas, dan sinergitas dengan Polri. Kami menegaskan bahwa Ketua Umum kami tidak memiliki keterkaitan dengan isu yang berkembang di luar konteks silaturahmi tersebut. Semua pihak harus bijak dalam menyikapi informasi,” tegas Habibi (14/4/206).
Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika FRIC DPW Banten, M. Ismail, menyampaikan bahwa klarifikasi dari Bripka Agus Salim merupakan langkah penting dalam menjaga transparansi informasi di ruang publik.
“Di era digital saat ini, informasi sangat cepat menyebar. Oleh karena itu, klarifikasi seperti ini penting agar tidak terjadi disinformasi. Kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan verifikasi sebelum menyebarkan informasi,” ujar M. Ismail.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah FRIC DPW Banten, Nuryadi, menambahkan bahwa pihaknya tetap fokus menjalankan program kerja organisasi yang berorientasi pada kemitraan strategis dengan Polri dan masyarakat.
“FRIC hadir sebagai mitra strategis yang mendukung tugas-tugas Polri, khususnya dalam respons cepat terhadap informasi di masyarakat. Kami tidak ingin organisasi ini terseret dalam narasi yang tidak berdasar,” katanya.
Wakil Ketua FRIC DPW Banten, Sopiyan Hadi, juga menegaskan pentingnya menjaga integritas organisasi serta tidak mencampuradukkan kepentingan pribadi dengan kelembagaan.
“Kami menegaskan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan nama organisasi harus melalui mekanisme resmi. Dalam hal ini, jelas bahwa kegiatan bripka agus tersebut bukan agenda organisasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Satuan Tugas (Satgas) FRIC Banten, Adit Batara, mengingatkan seluruh anggota dan masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kami mengajak semua pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru menimbulkan kegaduhan. FRIC tetap berkomitmen menjaga loyalitas kepada institusi Polri,” tegas Adit.
Sebagai penutup, seluruh jajaran FRIC DPW Banten menegaskan komitmen mereka melalui slogan yang menjadi prinsip utama organisasi, yakni “Loyal kepada Korps Polri.” Slogan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan menjadi landasan dalam setiap langkah dan kegiatan organisasi.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh dan tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. FRIC DPW Banten juga menegaskan akan terus mendukung Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab.
(Ugi&Tim/Read)
