Media InfoXpos.com – TANGERANG – Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) kembali mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali. Bahkan, dalam satu hari, listrik padam hingga dua kali.
Ironisnya, saat listrik di CLV padam, kampung di sekitar perumahan tetap menyala.
“Mati lampu lagi saja. Tapi kampung samping tetap tidak mati,” keluh salah satu warga, yang menyebut pemadaman kedua terjadi sejak pukul 10.00 WIB pagi, Sabtu (24/10/2026) melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Warga menilai pelayanan PLN tidak jelas. Saat dihubungi, petugas PLN menyampaikan bahwa tim Unit Kabel Bawah tanah (UKB) sudah tiba di lokasi PNA47. Penyebab pemadaman disebut akibat kabel yang terkena alat berat beko hingga terjadi ledakan.
“Setelah dihubungi katanya UKB sudah sampai di PNA47. Kabel kami yang terkena backhoe dan terjadi ledakan. Kabel kami juga sedang dalam proses perbaikan,” ujar warga saat memberikan penjelasan petugas.
Pemadaman diduga dipicu oleh proyek galian drainase di sekitar perumahan. Alat berat beko yang mengerjakan proyek tersebut mengenai kabel bawah tanah milik PLN.
“Kena beko, ini gali got (proyek drainase),” kata warga saat petugas PLN di lokasi.
Kekecewaan warga semakin memuncak karena tidak adanya kompensasi. Warga membandingkan perlakuan PLN yang langsung memutus aliran listrik saat warga telat membayar, namun hanya meminta maaf ketika pemadaman terjadi akibat kelalaian proyek.
“Lah… Kemarin saya tidak bisa bayar listrik sudah minta maaf tetap diputus. Nah, PLN cuma minta maaf doang ini tidak ada kompensasi. Malah sudah booking di Hotel Narita,” ungkap salah satu warga atau penghuni CLV lainnya dengan nada kecewa.
Warga juga kembali melaporkan, jika sebelumnya hanya kawasan CLV yang terdampak, kini pemadaman meluas. Kampung di samping perumahan dan area Asrama Haji juga mengalami pemadaman listrik.
“Kampung sebelah sama asrama haji juga sekarang pada mati,” ujar warga dalam laporan terbarunya, sekira pukul 16.00 WIB.
Listrik dilaporkan baru kembali menyala pada sore hari.
” Sekarang Baru nyala nih, sekitar jam 16.39 WIB,” kata warga menutup keluhannya.
Hingga kini, warga berharap PLN memberikan penjelasan terbuka dan solusi permanen agar pemadaman yang kerap dirasakan berulang oleh warga atau akibat proyek drainase maupun proyek lainnya tidak kembali mengganggu jaringan listrik bawah tanah yang vital bagi warga.
Sumber /penulis : Sansss
