Media InfoXpos.com – LEBAK – Aktivitas mobil teler yang membawa peralatan untuk pembangunan kandang ayam petelur di wilayah Lewidamar,jalan lewdimar Kabupaten Lebak, makin menjadi-jadi. Warga mengeluh jalan desa dan tidak memadai di kp sudamanik pada malam hari 22-Oktober-2026
kini mobil teler tersebut membawa besi baja, mesin pakan, dan peralatan kandang ayam petelur skala besar dengan muatan melebihi kapasitas jalan desa.
“Makin menjadi pak sekarang bawa besi panjang, bawa mesin. Mobil teler tronton lewat jalan desa kami. Jalan langsung ,” ujar warga jalan lewidamar dan kp sudamanik Kecamatan Lewidamar, Selasa (22/10/2026).
Warga menyebut dalam 1 Minggu bisa sehari ada lebih dari 2 sampai 3 rit mobil teler yang melintas. Padahal jalan tersebut adalah akses utama warga
“Ini kan untuk usaha ayam petelur pribadi, bukan untuk kepentingan desa. Tapi kenapa jalan desa yang jadi korban sehingga kabel listrik terputus
Menurut warga, pemilik usaha ayam petelur terkesan kebal aturan dan tidak peduli dengan protes warga. Bahkan sempat ada dugaan di-backing oknum saat warga mencoba menegur.
Dan tak hanya itu seketika awak media infoXpos konfirmasi kepada inisial YI lewat pesan watshap dan telpon
Namun alih alih pertanyaan dari media infoXpos diabaikan dan berasa kebal hukum
Sesuai *UU No. 38 Tahun 2004 Tentang Jalan Pasal 12*, setiap orang yang mengakibatkan kerusakan jalan karena muatan berlebih wajib mengganti kerugian.
Warga meminta Pemerintah Desa jalan lewidamar dan Dinas Perhubungan Lebak segera bertindak. Jika dibiarkan, warga mengancam akan melakukan aksi blokade jalan dan melaporkan ke Bupati Lebak.
“Kami minta stop mobil teler. Kalau masih makin menjadi, kami akan portal jalan desa, dan pihak terkait jangan tutup mata telinga” pungkas warga.
Hingga berita ini di terbitkan pihak redaksi infoXpos Masi membuka ruang hak jawab guna keberimbangan
(Ugi&Tim)
