Media InfoXpos.com – LEBAK, BANTEN – Kamis, (30/07/2026) – Seorang nasabah berinisial Y Warga Kabupaten Lebak, mengaku mengalami tekanan finansial dan mental akibat kewajiban pinjaman yang menurut pengakuannya disertai bunga cukup tinggi.
Y berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara adil dan transparan. Ia mengaku ingin mengakhiri seluruh keterikatan dengan pihak pemberi pinjaman dan kembali menjalani kehidupan dengan tenang.
Selain persoalan bunga pinjaman, Yang mencapai 50% Y juga mengaku pernah mendapat dugaan ancaman serta mengalami pengambilan aset berupa notebook Dan di ancam akan di ambil lagi asetnya Berupa Handpone jika tidak bisa membayar pada waktu tertentu, yang menurut keterangannya dilakukan oleh pihak Dapin. Y berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa adanya tekanan, intimidasi, maupun tindakan lain yang merugikan dirinya.
“Harapan saya, setelah permasalahan ini selesai, saya tidak ingin lagi memiliki sangkut paut dalam bentuk apa pun dengan mereka. Saya hanya ingin menjalani hidup dengan tenang dan memulai semuanya dari awal,” ungkap Y kepada awak media. pada Kamis, 30 juli 2026.
Secara hukum, dugaan ancaman maupun pengambilan barang milik seseorang perlu dibuktikan berdasarkan fakta dan bukti yang ada. Apabila benar terdapat tindakan yang melanggar hukum, pihak yang merasa dirugikan dapat menempuh jalur hukum dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan pemeriksaan.
Sementara itu, pihak Dapin telah dikonfirmasi oleh awak media terkait pernyataan Y. Dan dari pihak terkonfirmasi selaku dari pihak davin tersebut menjawab:
“Betul halo KA perkenalkan juga ya saya ariz Andini, saya inves kepada saudari Silvia nah Silvia yang meminjamkan uang kepada saudari Yuni untuk legalitas kita berhasis dapin dana pinjam selama 6 hari.
Adapun kontrak yang sudah dibuat, antara saudari Yuni dan Silvia tertulis setiap akhir bulan akan dibayar, adapun persoalan yang sedang di hadapi oleh saudari Yuni dengan kekasihnya saya tidak ikut tau menau, karena saya hanya berurusan dengan hutang yang sudah di janjikan, 20 ribu perhari,” jawabnya. Kamis, 30 juli 2026.
(DR)






