Media Infoxpos.com – Tangerang – Pemeliharaan Saluran Air U-Ditch di Kampung Pos Dua RW 10, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Bogor diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitas.
Berdasarkan papan informasi, proyek tersebut dilaksanakan oleh CV. Utama Putra Jaya dengan nilai anggaran Rp.99.650.000,- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun 2026 melalui Kecamatan Legok.
Dari pantauan Awak Media, terlihat jelas ketidak profesionalan dalam proses pemasangan U-ditch. Karena U-ditch yang tersusun terlihat tidak rapih dan tidak presisi di setiap sambungan U-ditch. Ada dugaan pelaksana proyek tidak memahami cara yang benar dalam pemasangan U-ditch. Hanya memikirkan keuntungan pribadi.
Diperparah, dudukan mortar ketebalannya terlalu tipis dan kurang semen, ditambah lagi pada bagian sambungan U-ditch tidak balance atau tinggi sebelah, sehingga kondisi tanah yang masih labil tidak mampu menopang beban U-Ditch.
Oleh sebab itu, Wahyu aktivis pembangunan angkat bicara salahnya teknis pemasangan U-ditch yang dilaksanakan dari CV. Utama Putra Jaya.
“Jelas teknis pemasangan U-ditch salah karena tinggi rendah begitu. Selain itu dudukan mortar tipis seperti hanya formaitas,” ujar Wahyu.
Perlu diketahui, teknis pemasangan U-ditch yang benar meliputi persiapan lahan, penggalian tanah sesuai elevasi, pembuatan fondasi pasir/beton (bedding) atau yang sering disebut dudukan mortar, penyambungan sambungan (jointing) menggunakan semen untuk menutup celah, agar sambungan rapat tidak terjadi kebocoran.
Langkah terakhir melakukan pengurugan kembali. Pastikan posisi rata, tidak ada celah antar-U-ditch, dan gunakan basecourse (batu split) disisi U-Ditch agar tidak ada pergeseran serta dengan finising peluran semen disisi kiri dan kanan.
Maka dari itu, Wahyu meminta kepada pemerintah bagian PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) Kecamatan Legok. Untuk evaluasi kembali hasil pemasangan U-ditch dengan teknis yang benar.
“Saya meminta PPTK Kecamatan Legok untuk segera bongkar ulang pekerjaan U-ditch dengan teknis yang benar. Supaya hasilnya proposal dan bertahan lama. Jangan didiamkan seperti itu jelas salah dan tidak sesuai teknisnya,” tegas Wahyu.
Sampai berita diterbitkan PPTK Kecamatan Legok belum di konfirmasi.
(Dedi)






