Menu MBG Dapur Sudamanik Dipertanyakan, Nilai Gizi Jadi Sorotan Publik

  • Bagikan
banner 468x60

 

Media infoxpos.com – Lebak Banten – Selasa, (24/02/2026). Program Makan Bergizi (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian publik tertuju pada menu yang disajikan di Dapur MBG Sudamanik pada hari Senin, 24 Februari 2026. Sejumlah pihak mempertanyakan kelayakan dan kandungan nilai gizi dalam menu yang dibagikan kepada penerima manfaat.

banner 336x280

Program MBG yang sejak awal digadang-gadang sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, seharusnya mengacu pada standar komposisi gizi seimbang. Namun berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, menu yang disajikan dinilai belum memenuhi unsur kecukupan gizi sebagaimana yang diharapkan.

Warga menyebutkan bahwa menu yang dibagikan terlihat minim protein hewani, kurang variasi sayuran, serta porsi yang dianggap tidak sebanding dengan kebutuhan kalori harian anak. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait proses perencanaan menu, pengawasan kualitas bahan baku, hingga mekanisme kontrol dari pihak pengelola.

Program MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa tentu tidak boleh dijalankan secara asal-asalan. Asupan gizi yang tidak sesuai standar justru berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, bahkan bertolak belakang dengan tujuan utama program itu sendiri.

Sejumlah elemen masyarakat meminta adanya audit terbuka terhadap dapur MBG Sudamanik, mulai dari perencanaan anggaran, pengadaan bahan pangan, hingga evaluasi nilai gizi oleh tenaga ahli. Transparansi dinilai penting agar tidak muncul dugaan penyimpangan atau pengurangan kualitas demi efisiensi anggaran yang tidak tepat sasaran.

Selain itu, instansi terkait diharapkan turun langsung melakukan pengecekan lapangan serta uji kandungan gizi menu yang disajikan pada 24 Februari 2026 tersebut. Jika ditemukan ketidaksesuaian standar, maka perlu ada evaluasi menyeluruh serta perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang.

Program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terlebih menyasar anak-anak, tidak boleh dijadikan sekadar formalitas administratif. Kualitas harus menjadi prioritas utama.

Saat Dikonfirmasi Oleh awak media via WhatsApp, Inisial (D) Menjelaskan, ” Siap seperti biasa kalo hitungan BGN sih itu juknis nya seperti itu, apa yang tersaji itu yang terlaporkan, bisa dibawah delapan ribu itukan rednya 8 ribu Samapi 10 ribu ya, untuk TK Samapi kelas 3 itu 8 ribu untuk kelas 4 SD Samapi SMA itu 10 ribu, silahkan om publish aja om, memang harus dipublish terkait menu, siap paling kalo tidak ada kesesuaian dan narasi provokasi kita akan somasi, Sesuai dengan perundang-undangan pers,” Jelasnya. Pada Selasa, 24 Pebruari 2026 sekitar pukul 12 : 45 WIB.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak berwenang bertindak cepat, tegas, dan transparan demi menjaga integritas program serta memastikan setiap penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan bergizi sesuai standar yang dijanjikan.

(Dede : R)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *