Polsek Labuan tingkatkan Sinergi dengan Sekolah, Cegah Kenakalan Remaja dan Pelajar

  • Bagikan
banner 468x60

PANDEGLANG – Kepolisian Sektor Labuan Polres Pandeglang, terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah institusi pendidikan di wilayah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, baik tingkat SMP maupun SMA sederajat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif menyikapi berbagai persoalan kenakalan remaja dan pelajar yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari membolos sekolah, penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, tawuran antar pelajar, hingga pergaulan bebas dan berbagai bentuk perilaku yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

banner 336x280

Kapolsek Labuan AKP Badri Hasan, S.M., M.M., menginstruksikan seluruh jajarannya agar membangun komunikasi secara intensif dengan pihak sekolah. Menurutnya, pencegahan kenakalan pelajar tidak dapat dilakukan hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan sekolah, orang tua, pemerintah, tokoh masyarakat, serta lingkungan pergaulan pelajar.

“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama melakukan pencegahan kenakalan remaja dan pelajar. Polsek Labuan akan terus membangun komunikasi dengan pihak sekolah, karena upaya pembinaan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan,” ujar AKP Badri Hasan.

Ia menegaskan, pendekatan terhadap pelajar harus mengedepankan langkah edukatif dan preventif. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau gangguan keamanan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran pelajar sejak dini mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab dan perilaku positif.

Menurutnya, komunikasi antara kepolisian dan sekolah juga diperlukan untuk mendeteksi lebih awal berbagai potensi persoalan yang melibatkan pelajar. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan dapat ditangani secara proporsional dengan mengutamakan pembinaan serta kepentingan masa depan anak.

Sinergi Polisi dan Sekolah

Komitmen pencegahan tersebut juga diperkuat melalui nota kesepahaman antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam rangka pembinaan pelajar. Kerja sama tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan agar para siswa terhindar dari perilaku negatif.

Materi pembinaan antara lain diarahkan pada pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, perundungan, tawuran antarpelajar, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

Pihak sekolah memiliki peran strategis dalam upaya tersebut karena lingkungan pendidikan merupakan salah satu ruang utama bagi pembentukan karakter generasi muda.

Kepala SMA Negeri 3 Pandeglang menyambut baik langkah Polsek Labuan yang terus memperkuat komunikasi dengan institusi pendidikan. Menurutnya, kerja sama antara sekolah dan kepolisian sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa.

“Kami menyambut baik komunikasi dan sinergi yang dilakukan Polsek Labuan. Sekolah tentu tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan pembinaan terhadap siswa. Dukungan dari kepolisian, orang tua dan lingkungan masyarakat sangat penting agar anak-anak mendapatkan pengawasan serta pembinaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sekolah akan terus mendorong siswa untuk mengikuti kegiatan yang bersifat positif, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun komunikasi yang baik antara guru, siswa dan orang tua. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu perkembangan siswa dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Pembinaan Dilakukan Secara Bersama dan Berkelanjutan

Upaya mencegah kenakalan remaja pada dasarnya tidak cukup hanya melalui pemberian sanksi ketika terjadi pelanggaran. Diperlukan pendekatan yang menyeluruh melalui pendidikan karakter, pengawasan, pendampingan, keteladanan dan kegiatan positif.

Sejumlah langkah yang dapat diperkuat antara lain edukasi hukum dan bahaya narkoba, sosialisasi mengenai dampak tawuran dan bullying, penguatan pendidikan karakter dan agama, peningkatan pengawasan pada jam berangkat serta pulang sekolah, serta mendorong siswa aktif dalam kegiatan olahraga, seni, organisasi dan kegiatan sosial.

Selain itu, komunikasi antara guru dan orang tua perlu terus diperkuat. Perubahan perilaku, lingkungan pertemanan, prestasi belajar maupun persoalan yang dihadapi siswa perlu mendapatkan perhatian secara proporsional agar dapat dilakukan pendampingan sejak dini.

Kepolisian juga dapat berperan melalui kegiatan sambang sekolah, penyuluhan, pembinaan dan dialog langsung dengan pelajar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh warga sekolah dan masyarakat.

Kapolsek Labuan menekankan bahwa generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan. Karena itu, upaya menjaga pelajar dari pengaruh negatif harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh unsur.

“Kami ingin membangun lingkungan yang membuat para pelajar merasa aman untuk belajar dan berkembang. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Kepolisian akan terus membuka ruang komunikasi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam membina generasi muda,” tegas AKP Badri Hasan.

Melalui komunikasi intensif antara Polsek Labuan dan institusi pendidikan, diharapkan tercipta pola pembinaan yang lebih terpadu sehingga potensi kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini dan para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab serta memiliki masa depan yang positif.

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *