Dugaan Penjualan Traktor Kelompok Tani di Sangkanmanik Disebut Hanya Miskomunikasi

  • Bagikan

Media infoxpos.com – Lebak – Jum’at, (24/04/2026). Isu dugaan penjualan traktor milik kelompok tani di Kampung Sangiang, Desa Sangkanmanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, yang sempat beredar di tengah masyarakat, kini disebut hanya merupakan kesalahpahaman dan miskomunikasi.

Informasi yang sebelumnya menyebutkan bahwa traktor kelompok tani diduga dijual oleh oknum berinisial EP, yang merupakan anak dari ketua kelompok tani, menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan warga. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut dan klarifikasi dari pihak terkait, dugaan tersebut dinilai tidak berdasar.

Sejumlah sumber menyampaikan bahwa informasi yang berkembang sebelumnya tidak utuh dan cenderung simpang siur. Kesalahpahaman ini terjadi akibat kurangnya komunikasi antara pihak kelompok tani dengan masyarakat, sehingga memunculkan persepsi yang keliru.

“Ini hanya miskomunikasi saja. Tidak ada penjualan seperti yang diberitakan sebelumnya. Informasi yang beredar terlalu dibesar-besarkan tanpa konfirmasi yang jelas,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Pihak kelompok tani pun menegaskan bahwa aset berupa traktor masih berada dalam pengelolaan kelompok dan tetap digunakan untuk kepentingan bersama para anggota. Mereka berharap ke depan tidak ada lagi informasi yang belum jelas kebenarannya disebarluaskan tanpa konfirmasi.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, serta mengedepankan klarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan situasi kembali kondusif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan di tengah masyarakat Desa Sangkanmanik.

(Dede : R)

  • Bagikan
Exit mobile version