Rumah Tak Layak Huni, Kake Elie (70) Tinggal Sendirian di Gubuk Bambu di Lebak

  • Bagikan
banner 468x60

 

Media infoxpos.com – Lebak – Sabtu, (24/1/2026). Potret kemiskinan ekstrem masih nyata terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Seorang warga lanjut usia bernama Elie (70), warga Kampung Sukamaju, Desa Jalupang Mulya, Kecamatan Leuwidamar, terpaksa menjalani hidup seorang diri di sebuah rumah tak layak huni yang jauh dari standar keselamatan dan kesehatan.

banner 336x280

Rumah yang ditempati Kake Elie hanya berupa gubuk sederhana berbahan kayu dan bambu. Lantai rumah terbuat dari bilah bambu, dinding dari anyaman bambu, dan kondisi bangunan terlihat rapuh serta rawan ambruk, terlebih saat musim hujan dan angin kencang. Tidak ada sekat yang layak, sanitasi memadai, maupun perlindungan yang cukup bagi seorang lansia.

Sehari-hari Elie Bekerja serabutan itupun jika ada yang nyuruh, ia bekerja sebisanya dan sesuai tenaganya, Jika tidak ada yang menyuruh untuk kerja, ia berangkat ke kebun sawit untuk mencari Jamur, dan hasilnya kadang ia jual untuk membeli 1 liter beras, Selain itu Elie juga Suka Mungut rongsokan lalu ia kumpulkan untuk dijual, Hasilnya untuk bertahan hidup sehari-hari.

Mirisnya, di usia senja, Elie harus hidup seorang diri tanpa pendamping keluarga, mengandalkan keterbatasan fisik dan kondisi ekonomi yang memprihatinkan untuk bertahan hidup sehari-hari. Kondisi ini jelas menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama terkait keselamatan jiwa dan hak dasar sebagai warga negara.

Padahal, hak atas tempat tinggal yang layak telah dijamin oleh negara sebagaimana tertuang dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin serta bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Selain itu, pemerintah pusat hingga daerah memiliki kewajiban untuk melindungi dan menyejahterakan lansia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang seharusnya menjadi solusi bagi warga miskin ekstrem.

Masyarakat sekitar berharap Pemerintah Desa Jalupang Mulya, Pemerintah Kecamatan Leuwidamar, hingga Pemerintah Kabupaten Lebak dan Dinas Sosial segera turun tangan secara nyata, bukan hanya sebatas pendataan, tetapi tindakan konkret berupa bantuan rumah layak huni dan jaminan sosial.

“Jangan sampai Kake Elie hanya menjadi angka dalam data kemiskinan, namun luput dari perhatian dan aksi nyata,” ujar salah satu warga setempat.

Kisah Kake Elie menjadi tamparan keras bagi seluruh pemangku kebijakan. Di tengah gencarnya program pembangunan, masih ada warga lansia yang hidup sendirian di gubuk bambu. Pertanyaannya, di mana peran negara saat warganya bertahan hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi?

(Jurnalis: Dede R)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *