Media InfoXpos.com – Tangerang – Seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial ABS ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Minggu 19/07/2026 pagi. Pada tubuh korban ditemukan sedikitnya ada 10 luka tusuk akibat senjata tajam.
Berdasarkan informasi, korba berinisial ABS diketahui merupakan anggota organik Yon TP 804 / Nabire dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) yang tengah ditugaskan sebagai Bantuan Personel (Baper) di Bandara Soekarno-Hatta.
Jasad korban pertama kali ditemukan tergeletak di Jalan Raya Pondok Hijau Golf (PHG) tepat di depan pertigaan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sekiranya pukul 05.45 WIB.
”Benar, telah ditemukan jenazah seorang laki-laki yang dikonfirmasi merupakan anggota TNI AD. Saat ini kasusnya sedang dalam penanganan intensif,” ujar salah seorang narasumber.
Peristiwa ini berawal saat seorang pengemudi taksi Bluebird bernama Asep Wahyudin hendak masuk ke dalam Cluster Turqoise sekira pukul 05.44 WIB. Saat melintas di pertigaan jalan, ia dikejutkan dengan sesosok tubuh manusia yang tergeletak di pinggir jalan dekat pintu masuk cluster.
”Asep kemudian melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan (security) cluster yang sedang berjaga, Sarhani dan Dirman. Mendapat laporan itu, kedua security langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban. Ungkapnya. 19/07
Saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan lumuran darah di bagian tangan dan pakaiannya. Pihak security pun langsung menghubungi Polsek Kelapa Dua dan Polres Tangerang Selatan guna melaporkan kejadian tersebut.
Sekitar pukul 07.10 WIB, satu unit mobil ambulans tiba di lokasi kejadian, disusul kedatangan Tim Inafis dan piket Satreskrim Polres Tangerang Selatan pada pukul 07.30 WIB untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan luar dan olah TKP oleh Tim Inafis, ditemukan tanda-tanda kekerasan ekstrem pada tubuh prajurit TNI tersebut. Korban dipastikan meninggal dunia akibat menderita 10 luka tusukan senjata tajam secara fatal.
Rincian luka tusuk pada tubuh korban meliputi: 5 luka tusuk di area dada depan, 3 luka tusuk di area badan bagian belakang (punggung), 1 luka tusuk di leher bagian kanan, 1 luka tusuk di bahu sebelah kiri.
Usai dilakukan olah TKP awal, jenazah Prada ABS langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 07.50 WIB guna kepentingan visum dan autopsi mendalam.
Sementara untuk detail kronologi kejadian belum dapat dipastikan, namun berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber Dilapangan, banyak yang menyebutkan awal kejadian bermula dari salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Gading Serpong, rumor yang beredar terduga pelaku dengan korban sebelumnya sedang berkunjung ke Pendekar Bar and Resto, tak seling sehari setelah ke jadian pendekar bar and resto memposting di instagram nya mohon maff hari ini kami tutup.
Namun informasi tersebut masih simpang siur dan menjadi perbincangan hangat diruang publik, benar dan tidaknya belum dapat dipastikan, karena dalam hal ini belum ada satupun klarifikasi terbuka dari pihak manapun.
Sampai berita ini diterbitkan, Pendekar Bar and Resto Gading Serpong, Pihak kepolisian Polres Tangsel, Detasemen Polisi Militer (PM) belum memberikan keterangan resmi kepada publik.
( Tim Pemburu )






