Media InfoXpos.com – Tangerang – Proyek pembangunan Sanitasi SMPN 2 Pagedangan, Kelurahan Medang, Kabupaten Tangerang dengan nilai anggaran mencapai Rp. 149.500.000 melalui sistem Penunjukan Langsung (PL) diduga menggunakan jasa kontraktor dari hasil pinjam-meminjam. Jum’at, 02/10/2026.
Mengapa demikian, karena CV Benteng Kautstar yang seharusnya melaksanakan proyek usut punya usut bukan merupakan kontraktor yang sebenarnya ditunjuk langsung oleh Dinas Pendidikan.
Kuat dugaan penyedia jasa/individu atau perorangan yang diberikan amanah untuk melaksanakan kegiatan fisik Dinas Pendidikan tidak memiliki perusahaan resmi dalam bidang kontruksi, sehingga demi menyerap anggaran maka terjadilah praktek sewa atau pinjam-meminjam Commanditaire Vennootschap (CV) dengan komisi persentase tertentu.
Saprol yakni direktur CV Benteng Kautsar membenarkan bahwa perusahaan miliknya memang dipinjamkan ke salah seseorang teman karibnya untuk pelaksanaan proyek sanitasi SMPN 2 Pagedangan.
“Proyeknya bukan punya saya, itu hanya memakai CV saya saja bang,” ujar Saprol beberapa pekan yang lalu.
Menanggapi hal itu, Gunawan yakni Satgas Investigasi Perhimpunan Legislatif Muda Indonesia (PEMI) meminta Dinas Pendidikan untuk memblokir CV Benteng Kautsar, agar untuk tahun-tahun berikutnya tidak diikutsertakan dalam penyelenggaraan proyek pemerintah.
“Cuma modal minjemin CV mending jangan dikasih proyek lagi, karena tidak profesional, yang mengerjakan siapa yang punya CV siapa, sangat tidak etis,” imbuhnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Supriyadi belum dikonfirmasi.
(Dedi)
