Media infoxpos.com – Lebak – Sabtu, (10/1/2026)
Pembangunan dam jalan di Kampung Sukamaju, Desa Jalupang Mulya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diduga dikerjakan asal-asalan (asjad). Pasalnya, dam jalan yang dibangun Tahun 2020 tersebut kini mengalami amblas dan rusak parah, sehingga Bisa membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Menurut Warga inisial U mengatakan kejadian amblasnya Dan jalan, terjadi pada Hari Sabtu, tgl 10 Januari 2026, sekitar pukul, 13:30 WIB.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kuat dugaan kerusakan terjadi akibat kualitas pengerjaan yang tidak memenuhi standar teknis. Material yang digunakan disinyalir hanya menggunakan batu cadas tanpa penguatan konstruksi yang memadai, sehingga tidak mampu menahan beban berat kendaraan yang melintas.
“ini dibangun, Pada tahun 2020, tapi sudah amblas. Ini jelas patut dipertanyakan kualitasnya. Apalagi setiap hari banyak truk bermuatan kayu yang melintas, Setahu saya itu dulu dikerjakan oleh Tpk insial HR dan dilaksanakan oleh Sekdes (sekertaris desa) insial MN,” ujar salah satu warga Kampung Sukamaju, inisial A.
Selain faktor muatan berat kendaraan, kondisi musim penghujan juga memperparah keadaan. Aliran air yang cukup deras ditambah konstruksi yang lemah membuat dam jalan tersebut tidak mampu bertahan, hingga akhirnya mengalami kerusakan serius.
Warga menilai, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara seharusnya dikerjakan secara profesional dan sesuai spesifikasi teknis. Jika terbukti adanya pengerjaan asal-asalan dan penggunaan material di bawah standar, maka hal tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian yang merugikan masyarakat.
“Kalau seperti ini, yang dirugikan masyarakat. Jalan ini akses utama warga, tapi malah cepat rusak. Kami minta pihak terkait turun tangan dan mengevaluasi proyek ini,” tegas warga lainnya.
Masyarakat mendesak instansi terkait, baik pemerintah desa maupun dinas teknis di Kabupaten Lebak, untuk segera melakukan pengecekan, audit kualitas pekerjaan, serta mengambil langkah tegas terhadap pihak pelaksana proyek. Selain itu, warga juga meminta agar dilakukan perbaikan ulang dengan material yang sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti amblasnya dam jalan tersebut, Awak media masih membuka Ruang besar untuk Hak jawabnya, dari pihak terkait.
(Dede : R)






